Shoppe Mall Shoppe Mall Shoppe Mall

Pemko Pariaman dan Poltekpel Sumbar Pererat Sinergi untuk Pembangunan Berkelanjutan

Shoppe Mall

Tahun 2023 Ini, Pemko Pariaman Akan Terima 63 Unit Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya Dari Kementrian PUPR

iNews Pariaman – Pemerintah Kota Pariaman terus memperkuat sinergi lintas institusi dalam rangka mendorong percepatan pembangunan daerah yang berkelanjutan. Wali Kota Pariaman, Yota Balad, didampingi Wakil Wali Kota Mulyadi, menerima kunjungan dari Direktur Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Sumatera Barat, Budi Riyanto, di Kantor Balaikota Pariaman.

Shoppe Mall

Kunjungan ini juga dihadiri oleh Wakil Direktur I Poltekpel, Rosnani, beserta sejumlah pejabat struktural dari lembaga pendidikan vokasi tersebut. Pertemuan ini tidak hanya menjadi ajang silaturrahmi antar-institusi, tetapi juga menjadi momentum penting untuk memperdalam kolaborasi strategis antara Pemko Pariaman dan Poltekpel Sumbar.

Baca Juga : Pemko Pariaman Gelar Coaching Clinic Penyusunan Register Risiko

Salah satu fokus utama dalam diskusi adalah penguatan peran Poltekpel Sumbar dalam mendukung program prioritas Pemerintah Kota Pariaman, khususnya terkait optimalisasi pusat pengolahan sampah dan pengelolaan lingkungan hidup di wilayah pesisir. Wali Kota Yota Balad menyambut positif komitmen tersebut dan menegaskan bahwa sinergi dengan dunia pendidikan merupakan bagian dari strategi pembangunan daerah yang inklusif dan berbasis inovasi.

“Kami menyambut baik dukungan dari Poltekpel Sumbar yang siap terlibat langsung dalam operasional dan pengembangan sistem pengelolaan sampah di Kota Pariaman. Ini adalah wujud nyata kolaborasi antara institusi pendidikan vokasi dengan pemerintah daerah untuk menyelesaikan persoalan lingkungan secara berkelanjutan,” ujar Yota Balad.

Direktur Poltekpel Sumbar, Budi Riyanto, dalam kesempatan itu menyatakan kesiapan institusinya untuk berkontribusi dalam berbagai aspek teknis dan penyediaan sumber daya manusia terlatih di bidang pengelolaan lingkungan. Menurutnya, lembaga pendidikan vokasi tidak hanya berfungsi mencetak tenaga kerja kompeten, tetapi juga harus mampu menjawab tantangan-tantangan sosial dan ekologis secara langsung.

“Sebagai lembaga vokasi berbasis kemaritiman, kami memiliki tanggung jawab moral dan akademik untuk turut serta dalam pembangunan daerah. Kami siap memberikan pelatihan, asistensi teknis, hingga dukungan teknologi dalam pengolahan limbah dan pemanfaatan sumber daya berbasis lingkungan,” jelasnya.

Kota Pariaman, yang dikenal sebagai daerah pesisir dengan potensi wisata yang besar, saat ini tengah menggalakkan berbagai program berbasis pembangunan hijau dan berkelanjutan. Kolaborasi dengan Poltekpel Sumbar dipandang sebagai langkah strategis dalam memperkuat kapasitas teknis dan kelembagaan pemerintah kota, sekaligus mendukung visi daerah sebagai kota ramah lingkungan dan berbasis edukasi.

Inisiatif ini juga sejalan dengan tren nasional di mana institusi pendidikan vokasi mulai mengambil peran aktif dalam mendampingi pemerintah daerah menjawab berbagai tantangan pembangunan, khususnya yang berkaitan dengan perubahan iklim, pengelolaan sampah, dan pemanfaatan energi terbarukan.

Sebagai bentuk tindak lanjut, kedua pihak sepakat untuk segera merancang peta jalan kerja sama yang lebih terstruktur, termasuk program magang mahasiswa, riset terapan, serta pelibatan dosen dan alumni Poltekpel dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat. Diharapkan, sinergi ini dapat menjadi model kemitraan multisektor yang tidak hanya efektif secara teknis, tetapi juga memberi dampak nyata bagi masyarakat luas.

Pertemuan itu turut dihadiri oleh Wakil Direktur I Poltekpel, Rosnani, serta sejumlah pejabat struktural dari lembaga pendidikan tersebut.

Pertemuan ini tidak hanya menjadi ajang silaturrahmi, tetapi juga momentum penting memperdalam kolaborasi antara Pemko Pariaman dan Poltekpel Sumbar. Fokus pembahasan utama adalah penguatan peran Poltekpel untuk mendukung program strategis Pemko, khususnya terkait optimalisasi pusat pengolahan sampah di wilayah Kota Pariaman.

“Kami menyambut baik dukungan dari Poltekpel Sumbar yang siap terlibat langsung dalam operasional dan pengembangan pengelolaan sampah di daerah kami. Ini adalah bentuk nyata kolaborasi antara dunia pendidikan vokasi dengan pemerintah daerah,” ujar Wali Kota Yota Balad.Direktur Poltekpel Sumbar, Budi Riyanto, menyatakan kesiapan institusinya untuk mendukung berbagai aspek teknis dan sumber daya dalam pengelolaan lingkungan di Pariaman, termasuk pelatihan dan asistensi teknologi pengolahan limbah.

“Sebagai lembaga pendidikan vokasi berbasis kemaritiman, kami punya komitmen untuk tidak hanya mencetak lulusan kompeten, tetapi juga memberi kontribusi langsung pada isu-isu lingkungan dan pembangunan daerah,” jelasnya.

Kota Pariaman, yang selama ini dikenal sebagai kawasan pesisir dengan potensi wisata, tengah menggalakkan berbagai inisiatif berkelanjutan. Dukungan dari Poltekpel dinilai sebagai langkah strategis mempercepat capaian pembangunan yang lebih hijau dan inklusif.

Langkah ini juga mencerminkan tren nasional di mana institusi pendidikan vokasi mulai mengambil peran aktif dalam mendampingi pemerintah daerah untuk menjawab tantangan sosial-ekologis secara konkret.

Kerja sama ini diharapkan menjadi model kemitraan yang dapat direplikasi di berbagai daerah lain di Indonesia, seiring upaya memperkuat integrasi antara dunia pendidikan, pemerintahan, dan masyarakat dalam pembangunan nasional.

Shoppe Mall