SMPN 2 Pariaman Menuju Era Baru Kesehatan dengan Hibah Penjernih Air Mutakhir dari CCR Corporation Japan
iNews Pariaman– Dalam langkah nyata meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan generasi muda, SMP Negeri 2 Pariaman akan segera mengalami transformasi signifikan dalam pemenuhan air minum bersih. Sekolah ini terpilih sebagai penerima pertama hibah alat filter air siap minum yang canggih dari CCR Corporation Japan, sebuah perusahaan terkemuka di bidangnya. Penyerahan hibah ini bukan hanya sekadar bantuan, melainkan sebuah loncatan dalam standar fasilitas sekolah yang berdampak langsung pada kesehatan ratusan siswa.
Komitmen Global untuk Kesehatan Lokal
Bantuan bernilai strategis ini disampaikan langsung oleh Direktur CCR Corporation Japan perwakilan Indonesia, Yasumasa Sasahara, dalam kunjungannya ke Pariaman pada Kamis, 16 Oktober 2025. Kunjungan ini didampingi secara langsung oleh Wali Kota Pariaman, Yota Balad, yang menyambut hangat inisiatif positif ini.
Dalam sambutannya, Wali Kota Yota Balad menekankan bahwa bantuan ini merupakan langkah kongkrit dan berdampak langsung bagi peningkatan kualitas kesehatan para pelajar. “Kita mendapatkan bantuan hibah dari CCR Corporation Japan untuk alat pemurnian air. Nantinya, air dari kran bisa langsung diminum oleh anak sekolah,” ujar Yota dengan penuh antusias.

Baca Juga: Pagi yang Cerah untuk Pendidikan: 496 Siswa SMP di Pariaman Terima Seragam Gratis
Beliau melanjutkan dengan menjelaskan keunggulan teknologi yang dibawa oleh alat tersebut. “Dengan alat ini, kuman yang ada di air akan menjadi nol, sehingga anak-anak yang mengonsumsinya akan menjadi lebih sehat,” tambahnya. Pernyataan ini memberikan jaminan bagi orang tua dan guru akan keamanan air yang nantinya akan dikonsumsi siswa sehari-hari.
Proses Seleksi dan Kehormatan bagi SMPN 2 Pariaman
Keputusan menjatuhkan pilihan pada SMPN 2 Pariaman bukanlah hal yang instan. Sebelumnya, tim CCR Corporation Japan telah melakukan survei dan kajian lapangan yang mendalam pada 12 Oktober 2025. Tujuannya adalah untuk memastikan lokasi yang paling tepat dan siap untuk penerapan program hibah ini di Kota Pariaman. Hasil kajian itu pun menobatkan SMPN 2 Pariaman sebagai lokasi pertama yang beruntung.
“Alhamdulillah, SMPN 2 Pariaman menjadi sekolah pertama yang menerima bantuan ini,” ujar Wali Kota Yota Balad dengan bangga. Ia juga menjelaskan komitmen penuh dari pihak donatur. “Seluruh proses mulai dari pemasangan hingga pemeliharaan ditanggung oleh CCR Corporation Japan, dan alatnya akan dipasang dalam bulan ini,” jelasnya. Hal ini menunjukkan keberlanjutan program, tidak sekadar seremonial serah terima.
Visi Jangka Panjang: Ekspansi ke Sekolah Lain
Wali Kota Yota Balad tidak berhenti pada satu sekolah saja. Beliau menyampaikan harapan dan komitmennya untuk memperluas manfaat teknologi serupa ke seluruh sekolah di Kota Pariaman. “Kami akan berusaha menganggarkan agar alat seperti ini bisa dipasang di lebih banyak sekolah,” ujarnya. Pernyataan ini membuka pintu harapan bagi peningkatan standar kesehatan di seluruh institusi pendidikan di Pariaman, menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan mendukung bagi proses belajar mengajar.












