Shoppe Mall Shoppe Mall Shoppe Mall

Di Sebuah Rumah Tanpa Listrik, Ketekunan Anak-Anak Amiruddin Belajar dengan Lampu Teplok Akhirnya Terjawab

Di Sebuah Rumah Tanpa Listrik, Ketekunan Anak-Anak Amiruddin Belajar dengan Lampu Teplok Akhirnya Terjawab

Shoppe Mall

Dari Lampu Teplok ke Cahaya Terang: Kisah Haru Keluarga Amiruddin dan Komitmen Pemerataan Listrik di Pariaman

iNews Pariaman– Di sebuah sudut Kelurahan Ujuang Batuang, Kecamatan Pariaman Tengah, Kota Pariaman, kehidupan keluarga Amiruddin berlangsung bak dalam sebuah lakon zaman yang telah terlampaui. Sementara dunia di sekelilingnya terang benderang oleh gawai dan teknologi, rumah sederhana mereka masih diselimuti gelap ketika malam tiba. Cahaya yang menemani anak-anak Amiruddin belajar bukan berasal dari lampu neon atau LED, melainkan dari nyala redup dan berkedip sebuah lampu teplok. Sebuah pemandangan yang kontras di tengah gemerlap kehidupan modern.

Namun, kontras itu akhirnya menarik perhatian. Suara hati tentang kondisi keluarga ini disuarakan oleh media dan komunitas, hingga sampai ke meja pemerintahan. Tanggapan yang diberikan bukanlah tanggapan biasa, tetapi sebuah aksi yang cepat dan nyata.

Shoppe Mall

Respon Cepat di Hari yang Sama: Sebuah Sinergi yang Mencerahkan

Pada Jumat, 10 Oktober 2025, Wakil Wali Kota Pariaman, Mulyadi, tidak hanya duduk di balik meja. Bersama dengan tim dari PT PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Pariaman, ia langsung mendatangi rumah Amiruddin. Kunjungan lapangan ini adalah bukti nyata bahwa keluhan warga, ketika disampaikan melalui saluran yang tepat, dapat langsung ditindaklanjuti.

“Informasi mengenai keluarga ini kami peroleh dari media dan komunitas,” ujar Mulyadi, mengawali penjelasannya. Ia menyatakan keprihatinan sekaligus tekadnya. Bagaimana mungkin, di era yang serba canggih ini, masih ada anak-anak yang harus bersusah payah mengejar ilmu dibantu hanya oleh cahaya minyak tanah? Pertanyaan inilah yang mendorong langkah cepat mereka.

Pemko Pariaman Gerak Cepat Bantu Warga Tak Punya Listrik - kabarminang.com

Baca Juga: Suasana Meriah Warnai Pembukaan Turnamen Sepak Bola Cimparuh League 2025 oleh Wawako Pariaman

Setelah meninjau lokasi, sebuah keputusan membahagiakan pun diumumkan. Meski letak rumah Amiruddin sedikit terpencil dan jauh dari titik sambungan utama listrik, Mulyadi menegaskan bahwa rumah tersebut layak untuk dialiri listrik. Kata “layak” di sini bukan hanya soal kelayakan teknis, tetapi lebih pada kelayakan sebagai hak dasar warga untuk menikmati kemajuan.

Program Khusus PLN: Jembatan bagi Warga Kurang Mampu

Kabar gembira itu datang dari komitmen PLN. Mulyadi mengungkapkan bahwa PLN memiliki program khusus yang dirancang untuk membantu masyarakat kurang mampu, seperti keluarga Amiruddin, agar bisa terhubung dengan jaringan listrik. Program ini adalah solusi atas kendala biaya yang sering menjadi tembok penghalang bagi keluarga pra-sejahtera.

“Alhamdulillah PLN memiliki program khusus untuk membantu masyarakat kurang mampu agar dapat dialiri listrik,” kata Mulyadi, menyampaikan apresiasinya. Koordinasi yang erat antara Pemerintah Kota (Pemko) Pariaman dan PLN berhasil menemukan titik terang—sebuah metafora yang soon akan berubah menjadi cahaya listrik yang sesungguhnya.

Rencana pemasangan listrik pun tidak lagi menjadi wacana. Mulyadi dengan optimis menyatakan bahwa pekerjaan tersebut telah dijadwalkan untuk dieksekusi pada minggu depan. Sebuah akhir yang cepat untuk sebuah penantian yang mungkin terasa sangat panjang bagi keluarga Amiruddin.

Shoppe Mall