Shoppe Mall Shoppe Mall Shoppe Mall

Di tengah Upaya Peningkatan Pendapatan, PDAM Padang Pariaman Siapkan Anak Usaha Air Minum Kemasan

Di tengah Upaya Peningkatan Pendapatan, PDAM Padang Pariaman Siapkan Anak Usaha Air Minum Kemasan

Shoppe Mall

PDAM Padang Pariaman Berinovasi: Siapkan Anak Usaha Air Minum Kemasan untuk Genjot Pendapatan

iNews Pariaman– Di tengah dinamika pengelolaan air minum daerah yang penuh tantangan, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Anai di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, justru menunjukkan terobosan yang progresif. PDAM ini tidak hanya berfokus pada layanan air perpipaan, tetapi telah merancang langkah strategis dengan membentuk anak perusahaan di bidang air minum dalam kemasan (AMDK). Inisiatif ini tidak hanya sekadar diversifikasi bisnis, melainkan sebuah lompatan untuk meningkatkan pendapatan dan keberlanjutan perusahaan.

Dari Pipa ke Gelas: Diversifikasi untuk Kemandirian Finansial

Berdasarkan data yang diungkapkan oleh Direktur PDAM Tirta Anai, Aznil Mardin, pendapatan perusahaan saat ini berada di kisaran Rp2,2 miliar per bulan. Angka ini dinilai masih memiliki potensi untuk ditingkatkan lebih jauh. Pembentukan anak usaha AMDK menjadi salah satu kunci untuk membuka potensi tersebut.

Shoppe Mall

“Persiapan pembentukan anak perusahaan tersebut telah mencapai 40 persen dan ditargetkan dapat direalisasikan pada tahun depan,” ujar Aznil, optimis. Ia menambahkan bahwa usaha ini akan memanfaatkan sumber daya air yang melimpah dan berkualitas yang tersedia di daerah setempat, sebuah langkah cerdas untuk mengoptimalkan kekuatan lokal.

Di tengah Upaya Peningkatan Pendapatan, PDAM Padang Pariaman Siapkan Anak Usaha Air Minum Kemasan
Di tengah Upaya Peningkatan Pendapatan, PDAM Padang Pariaman Siapkan Anak Usaha Air Minum Kemasan

 

Baca Juga: Kota Pariaman: Siswa SMKN 3 Ubah Limbah Kulit Ikan Patin Jadi Cuan Melalui E-Commerce

Rencana bisnis ini telah dikalkulasi dengan matang. Kebutuhan investasi diperkirakan bervariasi, mulai dari Rp2,5 miliar untuk skala kecil, Rp3,5 miliar untuk skala menengah, hingga Rp5,5 miliar untuk skala besar. PDAM Tirta Anai tampaknya tidak ingin setengah-setengah. “Kami berencana bergerak di skala menengah atau besar,” tegas Aznil. Pilihan ini menunjukkan keseriusan untuk menciptakan produk yang memiliki daya saing signifikan di pasar.

Strategi Pendanaan Mandiri dan Dukungan Penuh Pimpinan Daerah

Yang menarik Di tengah langkah ini adalah pendekatan pendanaannya. PDAM tidak serta-merta mengandalkan sepenuhnya pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) maupun APBN. Sebagai gantinya, mereka akan meminjam dana dari perbankan. Saat ini, negosiasi dengan beberapa bank telah dan sedang berlangsung. Opsi pendanaan melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) juga sedang dikaji, menunjukkan keluwesan dalam mencari model pembiayaan yang paling tepat dan menguntungkan.

Inisiatif PDAM ini mendapat angin segar dan dukungan penuh dari Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis. Dukungan ini sangat krusial sebagai bentuk political will pemerintah daerah dalam mendorong Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk berinovasi dan mandiri.

Namun, Bupati John Kenedy juga mengingatkan hal yang lebih fundamental. Ia menekankan pentingnya peningkatan jumlah pelanggan air perpipaan dari 29 ribu menjadi 50 ribu pelanggan. Target ini tidak hanya akan langsung meningkatkan pendapatan dasar perusahaan, tetapi juga memperluas jangkauan layanan publik yang menjadi tugas pokok PDAM. Dengan demikian, langkah diversifikasi ke AMDK berjalan beriringan dengan penguatan core business.

Shoppe Mall