Kota Padang Melangkah ke Dunia: Ditunjuk Sebagai Tuan Rumah Rakornas ICCN 2025, Menuju Kota Kreatif UNESCO
iNews Pariaman- Kota Padang resmi memasuki babak baru dalam pengembangan ekosistem kreatifnya. Wali Kota, Fadly Amran, dan Ketua Umum Indonesia Creative Cities Network (ICCN), Fiki Satari, hari ini menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) di Gedung In Journey, Jakarta. Kesepakatan bersejarah ini menetapkan Padang sebagai tuan rumah Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) ICCN 2025 sekaligus mengawali pendampingan strategis ICCN untuk mengantarkan Padang menjadi kota kreatif bertaraf nasional dan internasional.
Padang Dipilih sebagai Tuan House Rakornas ICCN 2025
Rakornas ICCN 2025 akan digelar pada Agustus 2025, bertepatan dengan Hari Ulang Tahun ke-356. Acara ini akan menjadi ajang pertemuan lebih dari 200 komunitas kreatif dari seluruh Indonesia untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, dan memperluas jejaring.
“Ini peluang emas bagi Padang untuk meningkatkan kapasitas komunitas kreatif lokal sekaligus mempromosikan potensi kota ke tingkat nasional dan global,” ujar Fadly Amran dengan semangat.

Baca Juga : DPR RI Dorong Kota Pariaman Jadi Model Pembangunan Berbasis Kesejahteraan Warga
Menuju Kota Kreatif Dunia: Target UNESCO Creative Cities Network
Tak hanya berhenti di tingkat nasional, Pemko Padang memiliki ambisi besar untuk masuk dalam UNESCO Creative Cities Network (UCCN) – jaringan kota kreatif dunia di bawah naungan UNESCO.
“Kita sedang mengupayakan keanggotaan Padang di ICCN dan UCCN, baik sebagai Gastronomy City (Kota Kuliner) maupun Performance City (Kota Seni Pertunjukan). Dengan pendampingan ICCN, insya Allah kita selangkah lebih dekat,” jelas Fadly.
Jika berhasil, Padang akan menyusul kota-kota Indonesia yang sudah lebih dulu diakui UNESCO, seperti:
-
Jakarta (City of Literature/Kota Sastra)
-
Bandung (City of Design/Kota Desain)
-
Surakarta (City of Crafts and Folk Art/Kota Kerajinan)
-
Ambon (City of Music/Kota Musik)
Dukungan Penuh ICCN untuk Transformasi Kreatif Padang
Sebagai bagian dari MoU, ICCN akan memberikan dukungan strategis kepada Pemko Padang, termasuk:
✔ Penyusunan peta jalan menuju status Kota Kreatif
✔ Penguatan ekosistem kreatif melalui pelatihan dan kolaborasi
✔ Penyelenggaraan event-event kreatif di bidang pariwisata dan industri kreatif
Fiki Satari, Ketua Umum ICCN, menyebut Padang memiliki nilai historis penting dalam gerakan kreatif Indonesia.
“Padang adalah salah satu kota pelopor pergerakan kreatif di Indonesia dan pernah menjadi tuan rumah pertama Rakornas ICCN pada 2018. Rakornas 2025 ini kami harap bisa menjadi pintu gerbang Padang menuju Kota Kreatif dunia,” ujar Fiki.
Mengapa Padang Layak Jadi Kota Kreatif?
Padang memiliki keunikan budaya dan kuliner yang kuat sebagai modal utama:
Kuliner Legendaris – Rendang, Sate Padang, Gulai Itik
Seni Budaya – Randai, Tari Piring, Silek Minangkabau
Dampak bagi Masyarakat dan Ekonomi Kreatif Padang
Keberhasilan Padang menjadi tuan rumah Rakornas ICCN dan masuk jejaring kota kreatif dunia akan membawa manfaat besar:
Peningkatan ekonomi kreatif lokal (UKM, seniman, pelaku kuliner)
Eksposur internasional bagi produk dan budaya Minangkabau
Pertukaran ide dengan kota-kota kreatif lain di dunia
Tantangan ke Depan
-
Menyusun strategi kreatif yang komprehensif
-
Memperkuat kolaborasi antar-pemangku kepentingan
-
Mempersiapkan event ICCN 2025 sebagai ajang showcase potensi Padang
Apa Kata Publik?
Pelaku kreatif Padang menyambut baik langkah ini. “Ini momentum tepat untuk mendorong seniman dan pengusaha kreatif Padang go international,” kata Rina Maiza, pemilik brand fashion berbasis tenun Minang.
Kesimpulan: Padang di Ambang Transformasi Kreatif
Dengan kekayaan budaya dan semangat kolaborasi, Padang siap menorehkan namanya di peta kota kreatif dunia.
Selamat datang di Padang Creative City 2025!












