Shoppe Mall Shoppe Mall Shoppe Mall

Kota Pariaman: Siswa SMKN 3 Ubah Limbah Kulit Ikan Patin Jadi Cuan Melalui E-Commerce

Kota Pariaman: Siswa SMKN 3 Ubah Limbah Kulit Ikan Patin Jadi Cuan Melalui E-Commerce

Shoppe Mall

Dari Limbah Kulit Ikan Menjadi Cuan Digital: Kisah Sukses Siswa SMKN 3 Pariaman Menguasai Pasar E-Commerce

iNews Pariaman– Kota Pariaman, dengan pesona pantainya yang memukau, menyimpan potensi ekonomi yang luar biasa dari sektor perikanan air tawar. Didorong oleh program pemerintah “Satu Rumah Satu Kolam,” budidaya ikan patin, lele, dan gurame telah menjadi nadi kehidupan bagi banyak keluarga. Namun, di balik melimpahnya produksi ikan patin, tersembunyi sebuah “limbah” yang sering diabaikan: kulit ikannya. Berbekal semangat inovasi, SMKN 3 Kota Pariaman mengubah tantangan ini menjadi peluang emas dengan mengolah kulit ikan patin menjadi kerupuk yang lezat dan bergizi tinggi.

Dari Dapur Sekolah ke Pasar Nasional

Kerupuk kulit ikan patin telah ditetapkan sebagai produk unggulan SMKN 3 Kota Pariaman. Dengan varian rasa yang menggugah selera seperti original, balado, keju, dan rendang, produk ini memiliki cita rasa yang unik. Namun, seperti banyak produk usaha mikro dan menengah (UMKM) lainnya, tantangan terbesarnya terletak pada pemasaran. Bagaimana caranya agar produk lokal yang berkualitas ini bisa menembus pasar yang lebih luas dan bersaing di era digital?

Shoppe Mall

Siswa SMKN 3 Pariaman Optimalkan Pemasaran Kerupuk Kulit Ikan Patin Melalui E-Commerce - Padek Jawapos

Baca Juga: Dalam Rangka Memutus Rantai Kemiskinan, Pemkot Pariaman Raih Penghargaan Mitra Strategis dari UNP

Jawabannya datang dari sinergi antara dunia pendidikan tinggi dan sekolah menengah kejuruan. Melihat potensi yang besar namun belum tergarap optimal, dosen dan mahasiswa dari Universitas Negeri Padang (UNP) tergerak untuk melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PMKM) pada tahun 2025.

Pelatihan Intensif: Membekali Siswa dengan Senjata Digital

Dr. Ariusni, SE, M.Si., selaku Ketua Pelaksana PMKM 2025, memaparkan bahwa sebanyak 34 siswa jurusan perikanan dengan antusias mengikuti pelatihan komprehensif. Pelatihan ini tidak hanya sekadar teori, tetapi langsung praktik membangun toko online dari nol.

“Kami membekali mereka dengan kemampuan praktis untuk membuka dan mengelola toko online di platform besar seperti Tokopedia, Shopee, dan TikTok Shop,” ujar Dr. Ariusni ketika dihubungi pada Sabtu (25/10). “Selain itu, kami juga melatih mereka memaksimalkan media sosial seperti Instagram dan Facebook untuk membangun brand dan menjangkau calon konsumen.”

Pelatihan ini dirancang sangat detail, mencakup seluruh aspek penjualan online:

  1. Visual yang Menjual: Siswa diajarkan teknik fotografi dan videografi produk sederhana menggunakan smartphone untuk menghasilkan konten yang menarik dan profesional.

  2. Narasi yang Memikat: Kemampuan menulis deskripsi produk yang persuasif dan informatif ditekankan, karena ini adalah ujung tombak dalam meyakinkan calon pembeli.

  3. Logistik yang Efisien: Para siswa juga dilatih mengelola pesanan dan berkoordinasi dengan aplikasi pengantaran seperti Gojek dan Grab, memastikan produk sampai ke tangan konsumen dengan cepat dan aman.

Shoppe Mall