Shoppe Mall Shoppe Mall Shoppe Mall

Pemerintah Kota Pariaman Dorong Ekonomi Keluarga Lewat Program Industri Rumah Tangga

Shoppe Mall

Wali Kota Pariaman Tinjau Langsung Program “Satu Rumah, Satu Industri Rumah Tangga” di Karan Aur

iNews Pariaman- Pemerintah Kota Pariaman semakin serius mengembangkan potensi ekonomi keluarga melalui program unggulan bertajuk “Satu Rumah, Satu Industri Rumah Tangga.” Untuk memastikan program tersebut benar-benar berjalan dan menyentuh masyarakat yang membutuhkan, Wali Kota Pariaman, Yota Balad, bersama sang istri Ny. Yosneli Balad, turun langsung ke lapangan pada Jumat siang.

Kunjungan kali ini dilakukan ke salah satu rumah warga di Kelurahan Karan Aur, Kecamatan Pariaman Tengah. Wako ingin memastikan bahwa program berbasis pemberdayaan ekonomi keluarga ini benar-benar memberikan manfaat nyata bagi penerimanya.

Shoppe Mall

“Kami datang bukan hanya sekadar meninjau, tapi ingin melihat dan merasakan langsung kehidupan warga yang menjadi bagian dari program ini. Sejauh ini, program ‘Satu Rumah, Satu Industri’ sangat diterima dengan antusias, khususnya oleh kaum ibu rumah tangga yang memang membutuhkan dukungan untuk memulai kembali usaha kecil mereka,” ujar Yota Balad.

Pemerintah Kota Pariaman Dorong Ekonomi Keluarga Lewat Program Industri Rumah Tangga
Pemerintah Kota Pariaman Dorong Ekonomi Keluarga Lewat Program Industri Rumah Tangga

Baca Juga : Pariaman Selatan dan MTsN 2 Raih Juara Umum O2SN 2025!


Bantu Ibu Wit Kembali Berdagang

Salah satu warga yang dikunjungi adalah ibu Wit, seorang ibu rumah tangga yang dulunya sempat berdagang, namun usahanya terhenti lantaran gerobak jualannya rusak parah. Kondisi ekonominya pun semakin berat karena ia harus menghidupi suami dan empat orang anak di rumah sederhana yang sudah tidak layak huni.

Mengetahui cerita ini, Wako Yota langsung merespons cepat.

“Kami akan bantu perbaiki gerobak jualan ibu Wit, dan memberikan tambahan modal agar beliau bisa kembali berdagang. Semangat dan kemauan beliau adalah hal yang luar biasa. Pemerintah hadir untuk mendukung rakyat kecil seperti beliau,” katanya.

Selain bantuan usaha, uang saku dan paket sembako juga diberikan oleh Ny. Yosneli Balad kepada ibu Wit. Tidak hanya itu, Wako juga berjanji akan segera mengusulkan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) agar keluarga ini bisa tinggal di tempat yang lebih aman dan nyaman.


Dampak Positif bagi Ekonomi dan Kemandirian Keluarga

Menurut Wali Kota, konsep “Satu Rumah, Satu Industri” bukan sekadar program bantuan biasa. Di dalamnya terkandung semangat membangun kemandirian ekonomi keluarga, khususnya dengan memanfaatkan potensi lokal dan keterampilan rumah tangga.

“Industri rumah tangga ini bisa menjadi sumber pendapatan tambahan bagi keluarga. Saat suami bekerja, istri juga bisa menghasilkan dari rumah. Ini bukan hanya soal uang, tapi juga harga diri dan peran perempuan dalam menopang ekonomi rumah tangga,” jelasnya.


Dukungan dan Pendampingan Berkelanjutan

Dalam pernyataan penutupnya, Wako Yota menekankan bahwa Pemerintah Kota Pariaman tidak hanya sekadar memberikan bantuan modal atau peralatan, tetapi juga melakukan pendampingan dan pelatihan agar usaha rumah tangga bisa bertahan dan berkembang.

“Kami ingin ekonomi keluarga tumbuh dari bawah. Jika satu rumah bisa punya satu industri, bayangkan berapa besar dampak positifnya bagi kota ini. Masyarakat mandiri, ekonomi bergerak, dan kemiskinan berkurang,” tutupnya.

Dengan dukungan langsung dari kepala daerah, program “Satu Rumah, Satu Industri Rumah Tangga” tampaknya akan menjadi salah satu motor penggerak ekonomi baru di Kota Pariaman. Bukan sekadar janji politik, tapi gerakan nyata menuju kemandirian masyarakat dari rumah sendiri.

Shoppe Mall